Sonam Wangchuk: Sosok Inspirasional Dibalik Film 3 Idiots

0
141

 

And this is a college, not a pressure cooker! The lion in a circus learns that he needs to sit on the chair if his owner has a whip in his hand. But that lion is called well-trained, not well-educated.”

Ingat kata-kata di atas? Kata-kata diatas diucapkan oleh Rancho, pemeran utama dalam film 3 Idiots. Rancho merupakan mahasiswa teknik mesin di universitas ternama di India. Dalam film itu, ia digambarkan sebagai seseorang yang pandai dan menentang sistem pendidikan di India yang terlalu mengekang siswanya. Menurutnya, pelajaran itu harusnya diaplikasikan, tidak hanya untuk memenuhi kriteria kelulusan. Di akhir cerita, setelah lulus Rancho pergi ke salah satu desa terpencil di India dan membuat sekolah disana. Ia diceritakan memiliki 400 hak paten atas namanya yang telah dibeli dan diakui oleh negara Jepang. Kisah Rancho ini ternyata terinspirasi dari kisah nyata seorang insinyur bernama Sonam Wangchuk. Lalu siapakah sebenarnya Sonam Wangchuk itu?

Sonam Wangchuk merupakan seorang Insinyur dari Ladakh, India. Ia lahir di desa terpencil bernama Uleytokpo, Leh, India pada tahun 1966. Ia mendapat gelar sarjana di National Institute of Technology, Srinagar pada tahun 1987. Sonam Wangchuk terkenal karena inovasinya di bidang teknologi dan reformasi pendidikan di India. Pengalaman hidupnya ini menjadi salah satu inspirasi bagi tokoh Ranchoo atau Punsukh Wangdu dalam film 3 Idiots.

Menyadari kelamnya pendidikan di sekolah-sekolah negeri di Ladakh, dimana pada masa itu sebanyak 95% siswanya gagal dalam ujian pemerintah, Sonam Wangchuk bersama rekan-rekannya mendirikan Students Educational and Cultural Movement of Ladakh (SECMOL) pada tahun 1988 untuk memperbaiki sistem pendidikan disana. Ia ingin membuktikan bahwa jika kegagalan tersebut bukan disebabkan oleh kebodohan dari murid-murid yang ada di sana, melainkan karena salahnya sistem pendidikan di India. Menurutnya, pembelajaran dilakukan bukan hanya untuk lulus dalam ujian, melainkan juga dapat berguna bagi setiap aspek dalam kehidupan.

Upaya perbaikan pun mulai dilakukan, salah satunya adalah pembentukan Operation New Hope pada tahun 1994 yang merupakan sebuah kolaborasi antara pemerintah, komunitas desa, dan masyarakat untuk mereformasi sistem pendidikan di sekolah-sekolah negeri. Buku-buku pelajaran ditulis ulang agar sesuai dengan kehidupan dan permasalahan di Ladakh, para guru diberi pelatihan, dan komite sekolah dibentuk agar orangtua dan masyarakat setempat ikut berkontribusi dalam pendidikan. Kerja keras tersebut membuahkan hasil yang baik, terbukti lewat penurunan persentase kegagalan ujian dari 50% menjadi 28% di tahun 2008.

Pada tahun 2001, Sonam Wangchuk diangkat sebagai penasihat pendidikan di Hill Council Government. Ia ditunjuk sebagai anggota di Dewan Pemerintahan Nasional untuk Pendidikan Dasar di Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pemerintah India di tahun 2005. Tahun 2007-2010, Sonam Wangchuk bekerja sebagai Penasihat Pendidikan untuk MS, sebuah LSM di Denmark yang bekerja untuk mendukung Kementerian Pendidikan dalam reformasi pendidikan.

Sonam Wangchuk juga membangun proyek bernama Farm Stays Ladakh di tahun 2016. Proyek ini dijalankan oleh para ibu disana dengan menyediakan homestay bagi turis yang berkunjung kesana. Proyek ini memberikan pemasukan terhadap warga setempat dan meningkatkan perekonomian Ladakh.

Saat ini, Sonam Wangchuk mengabdikan dirinya di daerah Ladakh, India, daerah dengan ketinggian 3500 meter di atas permukaan laut. Pada saat musim tanam dan panen, daerah ini seringkali  mengalami krisis air karena sungai dan aliran air di wilayah Himalaya ini mengering. Berangkat dari permasalahan tersebut, Sonam Wangchuk membangun stupa es dengan membekukan dan menahan air yang terus mengalir menelusuri sungai dari daratan yang tinggi sepanjang musim dingin. Air yang menjadi es kemudian akan meleleh di musim semi, tepat saat ladang-ladang pertanian butuh penyiraman. Berkat penemuannya ini, ia mendapatkan penghargaan Rolex Award for Enterprise di tahun 2016.

Berbagai penghargaan telah diterima oleh Sonam Wangchuk, di antaranya UNESCO Chair for Earthen Architecture for India tahun 2014, Game Changers Award by Human Resource Club 2014, “Real Heroes” Award by CNN IBN Channel di tahun 2008, Indians for Collective Action Honor Award 2017, Global Award for Sustainable Architecture 2017, dan masih banyak lagi.

 

Penulis: Rani Widyan

Editor: Pieter Hans

Referensi:

Portal berita Bhagavant (2017, 18 Mei). Stupa es Sebuah Solusi Atasi Krisis Air di Ladakh, tersedia di https://berita.bhagavant.com

Portal Berita Times India (2018, 26 Juli) Sonam Wangchuk, tersedia di https://timesofindia.indiatimes.com

Organisasi Students Educational and Cultural Movement of Ladakh https://secmol.org

LEAVE A REPLY