SERUNI 2018: Membenahi Pemerintahan Tanah Air

0
165

Sarasehan Untuk Negeri, atau yang biasa dikenal dengan nama SERUNI, telah berlangsung pada tanggal 2 dan 4 Oktober 2018.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Divisi Kajian dan Aksi Strategis FEB UI 2018 ini dibagi menjadi dua, pre-event dan main event. Pre-event SERUNI, dinamakan SERUNI Political School, berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2018 lalu. Bertempat di Auditorium Soeria Atmadja, FEB UI, SERUNI Political School dikhususkan untuk siswa-siswi SMA dan sederajat dengan tema besar “Integritas dalam Politik”. Acara tersebut juga mengundang dua narasumber yaitu Emerson Yuntho sebagai Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesian Corruption Watch, serta David Sepriwasa selaku Fungsional Satuan Tugas Politik Dikyannas, Komisi Pemberantasan Korupsi.

Main event SERUNI yang dilaksanakan kemarin (4/10) mengusung tema besar “The Runner: Medicating Our Motherland“. Acara yang terbagi menjadi dua sesi ini diawali dengan kata sambutan oleh Rudy Firmansyah selaku Project Officer SERUNI 2018, Syekhan Adesia R. selaku Ketua BEM FEB UI 2018, dan Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D. selaku Dekan FEB UI. Dengan dipukulnya gong, SERUNI 2018 secara simbolis resmi dibuka.

Sesi pertama main event ini mengangkat subtema “Inspecting Past Public Policy”, sedangkan sesi kedua mengulas subtema “Prospecting the Glory on Youth’s Hand”.

Dibuat dengan konsep kuliah umum, para narasumber pada sesi pertama memberikan ilmu dengan alur komunikasi yang berlangsung searah. Tiga narasumber sesi pertama, Luhut B. Panjaitan,Dr. Jimly Asshiddiqie S.H., dan Anwar Nasution, menjabarkan kebijakan-kebijakan Indonesia di masa lampau serta keefektifan dan feedback bagi kebijakan-kebijakan tersebut. Sesi satu ditutup dengan penyerahan plakat oleh Pribadi Setiyanto S.E., M.A. kepada setiap narasumber.

Diselingi oleh break dan pertunjukan nyanyian oleh Shania Amalia, sesi kedua dimulai pada pukul 12.00 dan memiliki konsep talkshow; interaktif dan para narasumber lebih ke arah menjawab pertanyaan dari Muhammad Syaeful Mujab selaku moderator. SERUNI menghadirkan tiga narasumber untuk sesi kedua, yakni Juru Bicara Kepresidenan periode 2009-2014, Julian Aldrin Pasha, Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah serta Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Di penghujung sesi dua, hadirin diperkenankan untuk mengajukan pertanyaan.

Untuk menutup kedua sesi, Dr. Arman Nefi S.H., M.M. selaku Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia menyerahkan plakat kepada setiap narasumber.

 

Kontributor: Aletheia Tan

Editor: Pieter Hans

LEAVE A REPLY