Perayaan Hari Buruh Berlangsung Tanpa Rusuh

0
727

Selasa, 1 Mei 2018 diperingati sebagai Hari Buruh Dunia atau juga dikenal dengan istilah May Day. May Day merupakan hari ketika para buruh dan pekerja merayakan keberhasilan mereka dalam melakukan pekerjaannya serta kontribusi yang telah dilakukan terhadap perekonomian. Setiap tahunnya, Hari Buruh diperingati dengan kegiatan demonstrasi berisi penyampaian tuntutan sembari long march dan orasi di sekitar Monas dan Istana Kepresidenan.

Menurut salah seorang petugas yang berjaga di kawasan Istana Negara, sejak dini hari tadi, sejumlah organisasi serikat pekerja sudah memadati beberapa titik poin demonstrasi. Sejumlah titik yang dijadikan lokasi demonstrasi tahun ini meliputi Bundaran HI, Patung Arjuna Wiwaha, Istora Senayan, hingga Istana Negara. Bundaran HI merupakan titik temu dalam aksi long march menuju Istana Negara. Lokasi kedua yakni Patung Arjuna Wiwaha yang menjadi tempat berkumpul utama. Lokasi selanjutnya adalah Istora Senayan, yang direncanakan oleh beberapa organisasi serikat pekerja sebagai tempat untuk mengadakan aksi deklarasi calon presiden.

Organisasi serikat buruh yang terlihat mengikuti demonstrasi hari ini terdiri dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII), Serikat Pekerja Container (SPC), dan juga beberapa organisasi buruh dari luar Jabodetabek, seperti serikat buruh dari Palembang.

Beberapa tuntutan yang diusung dalam aksi Hari Buruh dinamai “Tritura Plus”. Tritura Plus berisi tuntutan penurunan harga beras, listrik, dan BBM, penolakan upah murah, serta penolakan tenaga kerja asing kasar dari China. Sementara poin plus-nya yakni tuntutan untuk dilakukannya penghapusan outsourcing dan ajakan memilih Presiden RI pada pemilu 2019 yang pro terhadap buruh.

Terkait pengamanan pada aksi buruh ini, Polda Metro Jaya telah mengerahkan 20 ribu personel dan 1.072 anggota pasukan cadangan. Selain itu, Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan pengalihan arus kendaraan pada peringatan Hari Buruh ini.

Demo buruh tahun ini tak luput dari pesan-pesan politik yang dilakukan oleh beberapa simpatisan petahana maupun oposisi. Tagar #2019GantiPresiden jamak ditemui di beberapa titik pada perayaan aksi Hari Buruh kali ini. Di sisi lain, konvoi sejumlah orang dengan pakaian bertuliskan #2019JokowiSaja juga terpantau di dekat masjid Istiqlal. Namun, tidak terlihat adanya friksi dari kedua kelompok tersebut saat mereka bertemu.

Secara keseluruhan, Hari Buruh tahun ini berjalan dengan kondusif dan sesuai aturan. Hal ini dapat terwujud dengan sinergi yang apik antara pihak kepolisian, TNI, dan para buruh yang hari ini melakukan aksi demonstrasi.

Kontributor: Christopher Sipayung, Reza Pahlevi, Ayyas Aulia Hakim

Editor: Emily Sakina Azra, Nur Fajriah

LEAVE A REPLY