Aksi UI Peduli Bencana Asmat

0
474

Pada tanggal 15-22 Februari 2018, tim UI Peduli Bencana yang terdiri dari  mahasiswa, dokter, perwakilan DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat) UI yang seluruhnya berjumlah 19 orang dengan dibantu satuan petugas TNI dalam melaksanakan aksi ke Asmat, Papua. Ibadurrahman selaku penanggung jawab logistik aksi ini menjelaskan, tim UI Peduli Bencana berangkat pada hari Kamis, 15 Februari 2018 dengan menggunakan pesawat Hercules. Tim melakukan transit di Timika, Ibu Kota Papua Barat lalu melanjutkan perjalanan ke Asmat menggunakan kapal KRI dan tiba di Asmat pada hari Sabtu. Aksi ini dilakukan di Distrik Braza dan Agast, Ibu Kota Asmat. Secara geografis, Asmat berada di dekat pantai dan merupakan daerah rawa. Hanya terdapat satu rumah sakit di Kota Asmat dan terdapat Puskesmas di setiap distrik, tetapi belum ada dokter tetap di rumah sakit tersebut.

Saat aksi ini dilakukan, status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Asmat telah dicabut sehingga tujuan dari aksi ini hanya untuk mengumpulkan data primer mengenai kondisi kesehatan masyarakat Asmat dan menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian, dan buku. Ibadurrahman menjelaskan lebih lanjut kondisi masyarakat khususnya anak-anak di Asmat sudah tidak separah ketika KLB gizi buruk Asmat diberitakan. Sejauh yang ia amati banyak faktor yang mempengaruhi gizi buruk di Asmat seperti kurangnya pemahaman mengenai food security, kondisi geografis, dan budaya masyarakat di sana. Hasil observasi dan data primer akan dijadikan rekomendasi kebijakan misalnya untuk pencanangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Asmat.

Aksi UI Peduli Bencana kali ini diinisiasi oleh DRPM UI. Mengenai alasan kegiatan ini baru dilakukan setelah KLB dicabut, Ibadurrahman menjelaskan “DRPM UI sebenarnya sudah lama mencanangkan aksi ini, karena masalah birokrasi dan pencairan dana cukup lama jadi baru bisa dilaksanakan.” jelas Ibadurrahman saat ditemui Selasa, 27 Februari lalu.

 

Kontributor : Harnum Yulia Sari

Editor : Aji Putera Tanumihardja, Pieter Hans P. Siregar

Foto : Ibadurrahman

LEAVE A REPLY