IKM UI Summit 2017: Awal Komitmen BEM Se-UI

0
564
IKM Summit oleh M. Syaeful Mujab, Ketua BEM UI

Hasil kesepakatan dari forum enam bidang Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa (IKM) Universitas Indonesia (UI) Summit 2017 disahkan pada Jum’at, 7 April 2017 dan berlaku selama setahun ke depan. Forum yang dihadiri Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-UI ini diadakan di Annex lantai 2, Balairung UI, Depok tanpa hambatan yang berarti. Registrasi acara dimulai pukul 16.30 hingga 18.00, kemudian dilanjutkan dengan forum per bidang. Acara IKM UI Summit 2017 diawali dengan membaca doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Genderang UI oleh seluruh hadirin.

Deklarasi Komitmen Hasil Kesepakatan IKM UI Summit 2017 yang ditandatangani oleh BEM Se-UI

 

Enam bidang dari forum IKM UI Summit 2017 memiliki kesempatan untuk presentasi dengan durasi 10 menit, yang dilaksanakan mulai pukul 18.30.  Ismail Hanif dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) selaku perwakilan dari bidang olahraga memulai presentasi dengan menjelaskan hasil forum yang mencakup 3 isu, yakni supporter UI, penjadwalan venue, serta portal lomba dan apresiasi. Sementara itu, bidang seni budaya hanya mengangkat 2 isu, yaitu apresiasi seniman UI dan kain nusantara. Bidang sosial masyarakat dan lingkungan fokus pada pengawalan isu UI bebas sampah dan evaluasi pahlawan makara. Di sisi lain, Bidang Pendidikan dan Keilmuan fokus mengangkat satu isu, yakni publikasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tiga isu yang menjadi fokus bidang advokasi kesejahteraan mahasiswa terdiri dari pengawalan pemilihan dekan, evaluasi Biaya Operasional Pendidikan Pilihan(BOPP) dan biaya pendidikan Vokasi, serta pengawalan pembangunan rumah sakit UI. El Luthfie dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) selaku perwakilan dari Bidang Sosial Politik menjabarkan 9 isu sektoral yang akan dikawal, yaitu sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), kekerasan seksual, mineral dan batubara, revisi UU No. 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, reforma agraria, riset Indonesia, RUU tembakau, serta pameran World Tobacco Process Machinery (WTPM) 2017. Tiap-tiap bidang menjelaskan deskripsi, tujuan, metode, pembagian tugas, indikator, dan linimasa dari isu-isu yang terpilih.

Agenda selanjutnya adalah pembacaan deklarasi komitmen oleh Ketua BEM UI, M. Syaeful Mujab. Mujab berharap, ”Semoga dengan disahkannya hasil kesepakatan ini, BEM se-UI dapat berkomitmen untuk setahun ke depan dan dapat berguna bagi mahasiswa, bangsa, dan negara.” Kemudian, seluruh ketua BEM UI menandatangani deklarasi komitmen tersebut. Sayangnya, ketua BEM Vokasi berhalangan hadir pada sesi tanda tangan. Meski begitu, perwakilan dari BEM Vokasi tetap hadir. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

 

Kontributor: Emily Sakina Azra

Editor : Silvia Adinda Tarigan

LEAVE A REPLY