UI Art War 2016: Reflection of Art

0
213
Suasana Pembukaan UI AW 2016 (Gita Permashanti / economica.id)
Suasana Pembukaan UI AW 2016 (Gita Permashanti / economica.id)

Cuaca mendung di hari Jumat petang tidak menghentikan Grand Opening UI Art War untuk tetap terlaksana. UI Art War 2016 merupakan kali kelima diselenggarakannya acara tahunan milik BEM Universitas Indonesia. Dengan tema umum “Reflection of Art”, Nadia Feby Artharini, sebagai Project Officer berharap agar semua fakultas dapat menunjukkan jati dirinya masing-masing sebagai seniman. “Kami ingin membawakan tema seni yang tidak menimbulkan kesenjangan antar rumpun ilmu pengetahuan di UI. Lebih spesifik lagi, kami memiliki tema turunan yaitu ‘Reflection by Emotion’, yang menjelaskan tentang bagaimana sang seniman dapat mengeluarkan emosi melalui karya,” tutur Nadia, diiringi alunan lagu merdu dari beberapa musisi yang mengisi acara di Grand Opening UI AW.

UI AW secara umum bertujuan untuk mengembangkan bakat seni dari kontingen/seniman dari masing-masing fakultas melalui kompetisi seni yang merupakan acara rutin tahunan. Melalui kompetisi ini, diharapkan tiap-tiap fakultas dapat saling ‘berperang’ ideologi seni dan meningkatkan kualitas seninya masing-masing.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, UI Art War 2015 terdiri dari 15 cabang lomba. “Kami tambahkan 4 cabang baru, yakni poster, monolog, cerpen, dan komik mengingat UI AW akan bergerak sejalan dengan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) dan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas), sehingga para pemenang nantinya dapat mengikuti perlombaan yang diadakan setiap dua tahun sekali tersebut,” jelas Nadia.

UI Art War 2016 berlangsung dari tanggal 4-18 November, dimana tanggal 4 dilaksanakan Grand Opening, 7-17 November diselenggarakan perlombaan untuk 15 cabang yang dilombakan, dan pada tanggal 18 November sebagai hari dimana Grand Closing akan digelar. Bertempat di lingkungan Kampus Universitas Indonesia, Nadia berharap agar kontingen dari tiap-tiap fakultas dapat memberikan dukungan maksimal pada tiap-tiap wakilnya, mengingat akses transportasi yang mudah dijangkau.

Terlepas dari konsep acara, tentu tidak ada kegiatan yang dapat terlaksana dengan baik apabila partisipasi dari tiap-tiap peserta kurang antusias. Untuk itu, Nadia berharap agar seluruh civitas akademika UI dapat menyaksikan UI AW dan mendukung kontingen dari fakultasnya. “Tingkatkan lagi minat di bidang seni dengan datang dan dukung kontingen dari masing-masing fakultas karena sudah tentu kontingen tidak dapat berjalan tanpa adanya dukungan dari fakultas tersebut,” pesan Nadia, mengakhiri pembukaan UI AW 2016.

 

Kontributor: Gita Permashanti, Nabila Jasmintia
Editor: Muhammad Faathir

LEAVE A REPLY