Tidak Lolos Verifikasi, Tim Sukses Mujab: Ada Miskomunikasi Dengan Panitia Pemira

0
202

Pengumuman verifikasi tahap satu berkas calon MWA, DPM, dan BEM diumumkan pada tanggal 27 Oktober 2016 di Official Account LINE Pemira IKM UI. Hasilnya cukup mengejutkan, banyak calon yang masih tidak lolos dalam tahap tersebut. Setidaknya ada lima calon yang tidak lolos. Namun, di dalam pengumuman tersebut tidak diterangkan dengan jelas alasan mengapa calon tersebut tidak lolos ke tahapan selanjutnya. Hanya terdapat nama calon, status (lolos atau tidak lolos), dan lampiran dari pihak panita Pemira IKM UI.

Saat kami jumpai, Muhammad Khrisna, Tim Sukses Mujab – Yoga, menyatakan bahwa berkas-berkas yang harus dikumpulkan terdiri dari beberapa berkas yaitu biodata calon, transkrip nilai, nama-nama tim sukses, esai dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, pengumpulan tanda tangan perfakultas, dan beberapa dokumen lainnya. Khrisna mengungkapkan bahwa salah satu alasan tidak lolosnya Mujab-Yoga pada verifikasi pertama adalah karena pengumpulan tanda tangan. Sebelumnya, ia telah bertanya kepada pihak panitia jumlah mahasiswa dari masing-masing fakultas. Namun terdapat miskomunikasi pada jumlah mahasiswa di Fakultas Kedokteran. Pihak panitia Pemira UI pada awalnya hanya menjawab kalau mahasiswa di Fakultas Kedokteran hanya berjumlah kurang dari 3000 orang, oleh karena itu pasangan Mujab-Yoga hanya mengumpulan 75 tanda tangan dari fakultas tersebut.

Namun, setelah berkas dikumpulkan dan diverifikasi selama satu hari setelah pengumpulan, dari pihak panitia mengumumkan tidak meloloskan pasangan Mujab-Yoga karena tanda tangan yang seharusnya dikumpulkan oleh pasanga tersebut sejumlah 100 tanda tangan sesuai dengan peraturan pelaksanaan PEMIRA UI bahwa jika satu fakultas memiliki lebih dari 3000 mahasiswa, tanda tangan yang harus dikumpulkan sejumlah 100 buah. Khrisna sangat menyayangkan hal tersebut.

Selain itu faktor kedua yang menurutnya berpengaruh adalah pendeknya jangka waktu yang diberikan oleh panitia PEMIRA UI. Calon hanya diberikan waktu hanya satu minggu untuk mengumpulkan semua berkas tersebut, sehingga ada beberapa calon yang masih belum menuntaskan berkas-berkasnya sehingga dinyatakan tidak lolos dalam verifikasi pertama.

Kontributor: Annisa Arlishani
Editor: Muhammad Faathir

LEAVE A REPLY