Merakyat dalam Pesta Rakyat SosAct FEB UI 2015

0
90

Rangkaian acara Social Act yang telah berlangsung selama 3 hari ditutup dengan diadakannya pesta rakyat yang melibatkan panitia, mahasiswa baru, dan warga desa. Pesta rakyat ini diisi dengan perlombaan-perlombaan tradisional seperti lomba tarik tambang, futsal warga dan mahasiswa, makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, balap karung, dan lomba-lomba lainnya. Semuanya diadakan di lapangan Desa Darawolong.

Salah satu perlombaan yang dilakukan adalah futsal antara mahasiswa dan warga desa Darawolong yang dilakukan di sisi kanan lapangan. Perlombaan futsal dipimpin oleh pembicara Yayan Nurhidayat selaku ketua Karang Taruna Desa Darawolong. Acara terakhir dari pesta rakyat diisi dengan penampilan anak–anak dan siswa siswi Desa Darawolong. Penampilan mereka diantaranya adalah seni tari dan teater. Anggota dan panitia SosAct pun menyaksikan pementasan dengan duduk di lapangan depan panggung pementasan.

Menurut Richie Wibisono, salah satu staf Medis Sosact 2015, selama pesta rakyat berlangsung, cukup banyak mahasiswa yang membutuhkan perawatan medis terutama luka luar. Hal ini dikarenakan bentuk struktur tanah lapangan yang tidak rata dan banyak batu – batu tajam.

Tetapi, menurut Richie, semangat mahasiswa baru dapat diapresiasi karena meskipun terkena luka dan telah terjadi pengobatan, para peserta segera kembali ke lapangan untuk melanjutkan acara perlombaan. Hal ini cukup membuat Richie kagum dengan kegiatan pesta rakyat karena dapat mendekatkan rakyat dengan lingkungan sosial masyarakat.

“Terlihat akrab antara masyarakat dan peserta SosAct,” jelas Richie Wibisono saat ditanyai pendapatnya mengenai pesta rakyat.

Pendapat mengenai Pesta Rakyat juga dijelaskan oleh salah satu warga desa Darawolong, Adi Gunawan. Lelaki paruh baya yang bertempat tinggal di depan lapangan desa ini menjelaskan bahwa pesta rakyat yang telah diadakan oleh panitian SosAct memberikan hiburan tersendiri kepada warga sekitar. Adi pun menjelaskan bahwa pesta rakyat ini dapat mengumpulkan warga dari berbagai wilayah desa sehingga memberikan kesan keakraban.

Pesta Rakyat diakhiri dengan ucapan salam perpisahan dan terima kasih dari seluruh panitia dan anggota SosAct FEB UI 2015 yang dipimpin oleh Pribadi Setyanto selaku penanggungjawab kegiatan SosAct FEB UI. “Semoga Padinya melimpah, warganya terus bersemangat dan sehat”. ucap Pribadi Setyanto sebagai bentuk harapan dan doa kepada masyarakat desa Darawolong. Pribadi pun memiliki harapan besar agar mahasiswa baru dapat lebih mengenal sisi lain kehidupan masyarakat dan mendapat banyak pelajaran untuk saling berbagi dan peka terhadap sosial sekitar.

 

Penulis: Novani Karina Saputri

LEAVE A REPLY