Tak Sama

0
169

Peristiwa serupa segan berulang dalam dua masa

Sebab waktu, jarak, dan ruang yang menghampar

kan berujung memberi rasa berbeda

Tak kasat mata meski jelas ia ada disana

 

Yang terlanjur terjadi biarkan ia terjadi

Relakan ia tetap pada posisi – di belakang

Mungkin masih tersimpan di sudut-sudut hati

Hanya diri sendiri yang tahu pasti

 

Semua toh tidak akan kembali seperti sedia kala

Sudah jadi bubur, mustahil menukar kembali bentuknya

Tapi tak mengapa

Dengan tambahan kecap, bubur masih bisa sedap terasa

 

Maka layaknya air yang perlahan mengeruh

dan kotor jika terlalu lama diam tertahan

Begitu pula hidup purlu mengalir agar tetap jernih

Meskipun ia berjalan perlahan

 

Karena tak pernah sekalipun dalam sejarah

Hidup berhenti bahkan ketika kamu berdarah

Hidup hanya menjalankan kewajibannya

Untuk terus mengalir agar tetap jernih

————————————

Jadi, kapan kamu melanjutkan hidup?

Penulis: Annisa Maghfira

LEAVE A REPLY