Survey Evaluasi 100 Hari: Ketua DPM Kurang Dikenal

0
206

Pada Selasa, 28 April 2015, kembali digelar acara evaluasi 100 hari kinerja 3 lembaga tertinggi mahasiswa. Yakni Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Unsur Mahasiswa (MWA UI UM), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), dan yang terakhir tentunya evaluasi dari kinerja Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI. Acara ini digelar di Aula Gedung B Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Walaupun dihadiri oleh berbagai macam kalangan mahasiswa UI, acara ini mayoritas dihadiri oleh anggota BEM UI yang duduk di bangku sebelah kiri aula. Di dalam acara ini juga ditampilkan mengenai survey mahasiswa UI terhadap masing-masing lembaga tersebut.

Meskipun jadwal dimulainya acara adalah pada pukul 15.00 WIB, pihak penyelenggara baru bisa memulai acaranya pada pukul 16.30 WIB. Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan dilanjutkan oleh sambutan dari ketua panitia atau Project Officer, Dini Andiyanti dan ketua DPM Catur Alfath Satriya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan peraturan sidang oleh presidium dan penyerahan secara simbolis Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari masing-masing lembaga.

Selanjutnya, setelah acara pembuka telah selesai, mulai saat bagi masing-masing ketua lembaga untuk mempresentasikan Laporan Pertanggung Jawaban mereka. Masing-masing lembaga menyampaikan mengenai apa yang telah mereka lakukan selama 100 hari kepengurusan. Perwakilan dari masing-masing kelembagaan memiliki kesempatan sebanyak 15 menit.

Ada hal yang menarik setelah acara utama selesai. Acara ditutup dengan pembacaan penilaian dari DPM UI mengenai ketiga lembaga tertinggi mahasiswa di UI tersebut. Pembacaan penilaian sempat mengundang tawa dari para tamu yang hadir pada acara tersebut. Tawa tersebut muncul ketika tim penilai membacakan hasil survey mengenai pengetahuan mahasiswa UI mengenai ketiga lembaga tersebut terutama DPM UI. Berdasarkan hasil survey mengenai seberapa kenal mahasiswa dengan nama ketua DPM UI para tamu yang hadir sontak tertawa karena hasil menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa yang tidak tahu mengenai nama ketua DPM UI lebih banyak dibandingkan yang tahu.

Setelah pembacaan hasil survey selesai, presidium lalu menyerahkan kepada tamu yang hadir untuk menilai apakah LPJ dari ketiga lembaga tersebut diterima atau tidak. Akan tetapi, tamu yang hadir tidak memberikan tanggapan yang berarti terhadap diterima atau tidaknya LPJ dari masing-masing lembaga. Sehingga presidium memutuskan bahwa LPJ dari masing-masing lembaga diterima oleh seluruh peserta forum yang hadir.

 

Penulis: Respati Suta Wibawa

LEAVE A REPLY