Bagaimana Rencana Distribusi Emblem OKK UI 2015?

0
124
User Comments

Pada Jumat malam, 17 April 2015, selasar gedung Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia terlihat ramai. Sejak pukul 17.30, selasar FEB UI mulai dipenuhi mahasiswa dari berbagai fakultas, dengan tujuan yang sama, menghadiri bidding PO OKK. Di dalamnya terdapat sesi tanya jawab yang menjadi kesempatan bagi mahasiswa UI untuk mempertanyakan hal-hal terkait OKK UI 2015 yang akan dibawa. Salah satu pertanyaan yang mengundang perhatian adalah mengenai distribusi emblem OKK.

Bidding PO OKK yang dihelat terbuka oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI ini, diikuti oleh dua calon yaitu Muhammad Dedy dan Syahrul Ramadhi. Turut hadir dalam bidding kali ini sebagai panelis dari tiga aktivis mahasiswa. Yaitu Ivan Riansa, ketua BEM UI 2014; Muhammad Rifqi, ketua DPM UI 2015; dan Muhammad Akhyar PO OKK 2008.

Perhelatan ini berlangsung lebih hidup ketika sesi tanya jawab dimulai. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh panelis salah satunya terkait emblem OKK. Emblem merupakan salah satu bukti seseorang berpartisipasi aktif dalam kegiatan OKK. Emblem OKK tahun 2014 menuai masalah terutama dalam pendistribusiannya. Emblem OKK yang saat ini terpasang di jaket kuning mahasiswa baru 2014 diperoleh dengan membeli sepaket merchandise OKK yang terdiri dari kaos, emblem, kipas, dan schedule board. Hal ini dikritisi pada sesi Tanya jawab yang sedang berlangsung.

“Seharusnya sih semua maba yang ikut rangkainan OKK dapet emblem, kalo seperti tahun lalu hanya yang beli merchandise yang bisa dapet emblem,” tutur Nandina, mahasiswa UI 2014 Program Vokasi

“Tahun lalu BEM yang mendistribusikan emblem langsung kepada mahasiswa baru, tapi tahun ini saya dan tim mengusulkan kewenangan distribusi emblem diserahkan pada panitia OKK melaui panitia PSAF di fakultas masing-masing dan akan lebih diketatkan,” jelas Dedy.

“Secara teknis kami belum membahas tentang pendistribusian emblem, yang jelas pendistibusiannya akan lebih diketatkan lagi. Lebih lanjut kami akan diskusikan lagi dengan BEM dan DPM. Kalau tahun lalu sih distribusi emblem di bawah pengawasan BEM UI” tutur Nur Rohmah Alfiah yang biasa disapa Evi, Wakil manajer acara tim Syahrul Ramadhi.

 

Penulis: Siti Nurfaizah

LEAVE A REPLY