Tanam Pohon, Hidupkan Bumi Indonesia

0
96

Pada hari Sabtu, 28 Maret 2015, ratusan orang yang terdiri dari Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum terlihat memadati Boulevard Universitas Indonesia. Mereka hadir di sana sejak pukul 07.30 sampai 10.00 WIB untuk memperingati Hari Hutan Internasional. Peringatan Hari Hutan Internasional ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberadaan hutan dan pohon bagi kelangsungan hidup di bumi. Sebagaimana yang telah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa( PBB) melalui Resolusi PBB No. 67/200 tahun 2012, Hari Hutan Internasional dirayakan setiap tanggal 21 Maret.

“Perayaan tahun ini mengusung tema Hutan / Iklim / Perubahan” tutur Fania Hamada, Kepala Departemen Lingkungan Hidup BEM UI 2015. “Antusiasme nggak hanya datang dari penyelenggara, tapi juga dari mahasiswa, pelajar, Lembaga sosial dan masyarakat umum dan ini merupakan langkah konkret untuk menghijaukan UI dan Indonesia” imbuhnya lagi

Acara ini merupakan kerjasama antara Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan (LHK) dengan Universitas Indonesia, Garuda Indonesia, dan berbagai Yayasan peduli lingkungan hidup. Perayaan diadakan dengan menggelar Lomba Stop Motion, Media Briefing, Penyebaran Surat Edaran kepada pihak-pihak terkait dan puncaknya berupa Penanaman Pohon pada Sabtu, 28 Maret 2015. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkugan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis dan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail.

“Sebelum penanaman, acara ini dibuka oleh Bapak Anis dilanjutkan dengan sambutan Ibu Siti Nurbaya”papar Fania

Pemilihan lokasi penanaman di Hutan Kota Kampus Universitas Indonesia dinilai tepat karena kawasan ini dianggap sebagai tabungan hijau masa depan. Berbagai pohon yang ditanam adalah jenis kayu seperti Meranti dan Damar serta jenis buah langka seperti Bisbul, Kemang dan Kepel.

Dalam acara puncak ini, juga dilaksanakan penandatanganan MoU dan perancangan Program Pendidikan Lingkungan dengan melibatkan empat sekolah diantaranya Sekolah Citra Alam Ciganjur, Sekolah Alam Indonesia Cipedak, Sekolah Semut-Semut dan Sekolah Dasar Ricci II Bintaro. Selain siswa sekolah dasar, beberapa mahasiswa pun akan dilibatkan sebagai fasilitator bagi sekolah yang terlibat. Untuk kedepannya misi dari acara ini untuk meneruskan tonggak pelestarian lingkungan hidup kepada generasi emas.

Penulis: Siti Nurfaizah

LEAVE A REPLY