Lab Fakultas Farmasi UI Meledak

0
122

Sebuah ledakan terjadi di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia pada Senin, 16 Maret 2015, pukul 10.30 WIB. Ledakan ini dipicu oleh kelalaian satu kelompok yang sedang melaksanakan praktikum destilasi (penyulingan). Kecelakaan ini mengakibatkan 2 orang mengalami luka berat dan 12 orang luka ringan. Dari total 14 orang korban, 7 orang korban dilarikan ke rumah sakit dan 7 orang lainnya menjalani pengobatan di Pusat Kesehatan Mahasiswa Universitas Indonesia. Seluruh korban merupakan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia angkatan 2013. Investigasi lebih lanjut soal kasus ini ditangani langsung oleh pihak berwenang Universitas Indonesia.

Menurut press release yang dikeluarkan oleh Fakultas Farmasi UI, ledakan terjadi di Laboratorium Kimia Kualitatif, lantai dua gedung Fakultas Farmasi Universitas Indonesia. Praktikum dimulai dengan memanaskan larutan yang terdiri dari asam, fenol, dan alkohol 95% hingga mendidih. Setelah itu, mahasiswa diinstruksikan untuk mengambil sampel sebanyak 1 mL dari larutan yang telah dipanaskan. Namun, kelompok korban meneruskan proses destilasi dan pemanasan, hingga pelarut dalam larutan tersebut kering. Meningkatnya suhu dan tekanan dalam tabung menyebabkan ledakan pada tabung destilasi.

“Karena tabung meledak, serpihan kacanya mengenai korban. Makanya sampai ada korban luka,” ujar Yayuk, salah satu laboran yang bertugas di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.

Tujuh orang korban dilarikan ke rumah sakit, lima diantaranya dibawa ke Rumah Sakit Bunda, Margonda, sementara dua orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu Kukusan. Sampai dikeluarkannya press release, dua korban yang mengalami luka berat masih mengalami perawatan medis. Pusat Kesehatan Mahasiswa UI juga menampung tujuh orang korban yang semuanya mengalami luka ringan.

“Segera setelah terjadi ledakan, praktikum langsung dihentikan. Ledakannya juga terdengar ke lantai satu dan lantai tiga gedung ini,” papar Yayuk dalam wawancaranya (16/3).

Meskipun suara ledakan terdengar cukup keras, tidak ada kerusakan signifikan yang terjadi di bangunan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia. Selain bantuan medis yang datang segera, kasus ini juga langsung diselidiki oleh pihak – pihak berwenang, baik dari fakultas maupun universitas.

“Ledakan ini tidak berpengaruh pada kegiatan perkuliahan yang lain. Jadi, semua kelas tetap berlangsung sesuai jadwal masing – masing,” jawab Yayuk, ketika ditanyai tentang keberlangsungan perkuliahan di fakultas tersebut pasca insiden.

 

 

Penulis: Latasha Desideria

LEAVE A REPLY