Grand Launching 3 Lembaga UI, “Don’t Believe Me, Just Watch”

0
92

Pada Jumat sore, 27 Maret 2015, Tiga Lembaga kemahasiswaan tingkat UI menggelar acara Grand Launching di Auditorium FIB Universitas Indonesia. Tiga lembaga itu antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Dewan Pengawas Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI), dan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI). Acara yang mengusung slogan “Don’t Believe Me, Just Watch” itu menyatakan bahwa kita diharapkan cukup melihat saja bagaimana kaitannya 3 lembaga tersebut.

Maknanya sih, udah lihat saja kaitannya seperti apa. Nggak usah banyak bertanya tapi nanti lihat saja dan rasakan manfaat yang ingin kita kasih pada mahasiswa. Kebetulan diantara kita bertiga ada link keterkaitan yang sama-sama melakukan advokasi terhadap pelayanan kemahasiswaan UI. DPM bikin peraturan, BEM mengeksekusi program kerja, sedangkan MWA itu memastikan kebijakan rektor sesuai dengan apa yang diinginkan mahasiswa.

Menurut Andi selaku ketua BEM UI 2014/2015, acara peresmian 3 lembaga kemahasiswaan ini digabung karena memiliki dua alasan. Pertama, ketiga lembaga itu ingin mengusung nilai kebersamaan yang bermakna bahwa ketiga lembaga itu siap bergerak bersama. Yang kedua adalah mengenai efisiensi dimana seluruh mahasiswa dapat ikut serta memeriahkan acara peresmian 3 lembaga itu sekaligus.

Acara ini sengaja digelar secara informal. Tujuannya, untuk menunjukkan bahwa 3 lembaga tersebut adalah lembaga yang terbuka untuk seluruh mahasiswa. Selain itu juga bahwa mereka benar-benar mempunyai koordinasi untuk bekerja bersama yang hasilnya ditujukan untuk semua kalangan.

Kita tidak ingin terlalu kaku buat mahasiswa. Kami ingin mereka tahu kalau kita (3 Lembaga) itu benar-benar hangat dan menyentuh ke semua kalangan. Nggak yang kaku, lebih ke santai. Makanya tema acara ini lebih ke jazz.” Terang Anca mahasiswa FIB 2011 yang juga merupakan kepala pelaksana Grand Launching 3 Lembaga.

Saat disinggung soal dana Andi menampik kalau dana yang diperoleh dari rektorat cukup besar. Ia meluruskan bahwa acara ini menghabiskan dana sekitar 15 Juta rupiah yang berasal dari sumbangan rektorat dan iuran dari masing-masing lembaga. Hal serupa juga dinyatakan oleh Anca, yang mengatakan bahwa dana dari rektorat tidak sebesar yang diduga. Sumber dana terbanyak didapatkan dari iuran dari masing-masing lembaga itu.

Acara yang berlangsung sekitar 3 jam itu cukup meriah meskipun terjadi beberapa gangguan teknis. Selain karena keterbatasan dana, Andi juga mengakui bahwa acara ini kurang persiapan. Acara peresmian 3 lembaga tingkat Universitas ini didiskusikan untuk digabung sejak satu bulan yang lalu. Ia mengatakan bahwa kurangnya persiapan itu karena setiap lembaga tidak bisa mengintervensi lembaga lainnya yang mempunyai persiapan sendiri-sendiri.

Meskipun begitu, Andi berharap atas nama BEM UI, kedepannya bisa mengkoordinasi BEM Fakultas lebih baik meskipun terdapat perbedaan di setiap sikap paling tidak BEM UI hadir sebagai jembatan bagi BEM Fakultas yang ada dibawah naungannya.

 

Penulis: Citra Mufthi Ulil Afida

LEAVE A REPLY